Jadi Lulusan Tercepat, Sukarta Raih Gelar Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Umum

Denpasar, Kamis (08/01/2026), Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan (PDIL) Pascasarjana Universitas Udayana (Unud), menggelar Ujian Akhir Tahap II (Ujian Terbuka) dengan Promovendus I Nyoman Sukarta, S.Pd., M.Si., yang dilaksanakan di Ruang Aula Gedung Pascasarjana Universitas Udayana. Sukarta berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul "Pengembangan Sistem Pengolahan Limbah Cair Industri Tekstil Zero Waste Berbasis Fotokatalisis dengan Pengemban Nano Partikel Hidroksiapatit dari Limbah Cangkang Kerang Tiram (Crassostrea spp.)" di depan para penyanggah dan undangan akademik. Ujian promosi doktor dimpimpin oleh Koordinator PDIL Pasca Unud Prof. I Wayan Arthana, MS., PhD., yang beranggotakan tujuh orang penyanggah yakni, Prof. Dr. Drs. I Wayan Budiarsa Suyasa,M.Si., Prof.Dr.Ir. I Gede Mahardika, M.S., Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, MS., Prof. Dr. Ir. I Wayan Suarna, MS., Dr. Drs. I Made Sara Wijana, M.Si., Dr. Ni Made Suartini,S.Si.,M.Si., dan Dr. Drs. Manuntun Manurung, MS., serta tiga orang undangan akademik yakni, Dr. Pande Gde Sasmita Julyantoro, S.Si., M.Si., Dr. Ni Made Suartini,S.Si.,M.Si., dan Dr. Nyoman Dati Pertami, S.P., M.Si.




Dalam presentasinya, Sukarta mengungkapkan industri tekstil skala kecil dan rumah tangga di Indonesia menjadi penyumbang utama pencemaran air karena menghasilkan limbah cair berwarna pekat, mengandung senyawa organik kationik kompleks yang bersifat toksik dan sulit terdegradasi secara biologis. Ditambahkan olehnya, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pengolahan limbah cair tekstil berbasis fotodegradasi menggunakan katalis nanokomposit hidroksiapatit-TiO₂ (HAP-TiO₂) yang disintesis dari limbah cangkang tiram (Crassostrea spp.). Hasil menunjukkan sistem mampu menurunkan konsentrasi/intensitas warna hingga 99,9%, TDS hingga 80%, TSS hingga 88,5%, BOD menjadi 5,04 mg/L, COD menjadi 16,00 mg/L, fenol hingga tak terdeteksi, dan NH₃-N berkurang >98%. Nilai pH juga terjaga stabil pada kisaran netral (pH 7), mencerminkan reaksi yang ramah lingkungan dan aman. Namun, nilai TSS akhir masih sebesar 92 mg/L, melebihi baku mutu nasional (≤50 mg/L), yang menunjukkan kebutuhan akan unit filtrasi akhir tambahan. Temuan ini membuktikan bahwa sistem pengolahan yang dikembangkan efektif, berbasis limbah biogenik, dan ramah lingkungan, serta sangat potensial untuk diadopsi di industri tekstil skala kecil-menengah, dengan perbaikan minor untuk mencapai kepatuhan penuh terhadap standar lingkungan, tutup Sukarta dalam paparannya.




Sementara itu, diakhir ujian terbuka selaku Promotor Prof. Dr. Drs. I Wayan Budiarsa Suyasa,M.Si., memberikan sambutan tentang makna disertasi. Mengawali sambutannya, Prof Budi mengucapkan selamat kepada Nyoman Sukarta yang telah menyelesaikan studinya di PDIL Pasca Unud dengan waktu lima semester. Disamping itu ucapan selamat juga diberikan kepada keluarga dan instansi tempat promovendus bekerja. Prof Budi menambahkan intisari dari penelitian ini adalah kimia material, teknik pengelolaan limbah, dan pengelolaan lingkungan. Tantangan ke depan yang dihadapi adalah terkait dengan teknis bagaiamana mengembangkan prototipe, skala dan mengoptimasi untuk melanjutkan riset selnjutnya, imbuh Prof Budi (DK).